Posted in Ramadhan di Taiwan

Ramadhan Ceria ala Anak Rantau di Taipei

Alhamdulillaah, akhirnya mendapatkan kesempatan merasakan Ramadhan di negeri orang. Dan di hari pertama untuk pertama kalinya saya dan teman-teman mendapat jatah memasak sahur. Awalnya agak aneh juga karena harus memasak untuk seratusan orang dan sekaligus menjadi PJ untuk yang puteri. Selama ini terbiasa memasak untuk diri sendiri, atau pun untuk mas dan ibuk. Rasanya aneh apalagi memasak di lantai 5 di rumah bu ratna. Alhasil kami harus angkut-angkut barang mulai dari daging, bumbu, panci dsbnya ke lantai 5. Bersyukur bahwa yang putera samiโ€™na wa atoโ€™na ketika saya minta membantu memotong wortel dan kentang (karena ndak mau memotong daging), angkut-angkut panci, sampai mengambil makan sahur di rumah bu ratna. Hehehe #mandorModeOn.

943570_10201045502214063_134721203_n

1069216_10201045504254114_2124593650_n

#adegan balapan motong wortel ๐Ÿ˜€

Akhirnyaa!! Menu sahoor hari pertama! Done guys! ๐Ÿ™‚ Apa? Apa menunya? Continue reading “Ramadhan Ceria ala Anak Rantau di Taipei”

Advertisements
Posted in Catatan Naylaa, Ramadhan di Taiwan

Awkward Feeling Menyambut Ramadhan

Ramadhan, ramadhan, and Syawal.. Rasanya di kepala berputar-putar beberapa nasyid tentang Ramadhan.

Tahun lalu merasakan ramadhan di kota pahlawan. Bersama teman-teman kamar sahur bareng, hunting buka di masjid (sambil me-list menu di segala masjid #khasMahasiswa), tarawih dan i’tikaf bareng, ndak sengaja kekunci sehingga ndak bisa masuk kamar kos an, hingga silaturahim bareng.

Continue reading “Awkward Feeling Menyambut Ramadhan”