Posted in Muslim in Taiwan, My Taiwan My Day, Taipei Caleidoscope

My experience as a Muslim in Taiwan

Do you know what Taiwanese feeling when they see a Muslim?
Some of my Muslim friends said their experiences when Taiwanese met Muslim.
In general, Taiwanese are calm and a little bit quiet when they see Muslim. Sometimes some of them just want to stay away from us, while few of them are interested.

Meanwhile, I got different experiences when I took a walk and I thought that was only happen for Muslim who wears hijab. Continue reading “My experience as a Muslim in Taiwan”

Advertisements
Posted in Taipei Caleidoscope

#Edisi Mbolangers: Astronomical Museum

Setelah sekian lama menunggu, akhirnya kesampaian sudah keinginan untuk meng-explore salah satu museum yang ada di Shinlin, Taiwan, yaitu musem Astronomi. Bersama rombongan baru, mas Putu, Intan, dan Mas Iman , kami ke menjelajah ke museum yang satu ini. Kesan pertama ketika sampai di depan gedung adalah β€œini museum durian deh kayaknya -_-β€œ. Kenapa? Museum ini memiliki kubah berwarna kuning keemasan ketika saya search di internet. Tapi ketika berkunjung kesana, lebih tampak berwarna kuning seperti durian.. Hehe maaf ya yang sudah susah payah membuat πŸ˜€

DSCN1359

#Astronomical Museum (front side)

Sebenarnya tujuan saya pribadi datang ke museum adalah ingin membandingkan kondisi museum yang ada di Taiwan dengan di Indonesia. Apa saja yang menjadikan museum sebagai salah satu tempat wisata yang diunggulkan di Taiwan. Karena saya pribadi merasa museum di Indonesia hanya sedikit yang benar-benar menarik, dan saya sendiri tidak suka terlalu lama berada di dalamnya πŸ˜€ . Dan ketika masuk didalamnya saya bisa tahu kenapa banyak yang berkunjung. Dua poin mendasar. Cekidot ~ Continue reading “#Edisi Mbolangers: Astronomical Museum”

Posted in Catatan Naylaa, Memoar Perjalanan, Taipei Caleidoscope

Memorial Event

Bismillaah. Pada kesempatan kali ini saya ingin bercerita tentang tempat-tempat dan beberapa event yang saya kunjungi selama beberapa minggu awal di taipei. Semoga bisa diambil hikmahnya :).

1.Β Β Β Β Β Β  Pingxi Lentern Festival

Taipei mempunyai kebiasaan yang unik di setiap menyambut imlek. Di tahun ular inilah ada mereka berkumpul di pingxi untuk menyalakan lentern bersama-sama. Masing-masing bisa menuliskan wish mereka di lentera bersama-sama, kemudian menerbangkannya secara bersamaan. Akan tetapi, jumlah untuk spot utama penerbangan sangat terbatas. Untuk mereka yang ingin menerbangkan sendiri bisa menerbangkan sebelum acara utama dimulai dan di spot luar lapangan utama.

404781_4346530342931_576873688_n
Continue reading “Memorial Event”

Posted in Memoar Perjalanan, Taipei Caleidoscope

Taipei City Caleidoscope #2 – Taipei Fasilities

Banyak pelajaran bagus yang bisa diambil dari sini, terutama bagi Indonesia. Kita menengok kepada sisi pertama yang dibanggakan taiwan, yaitu kendaraan umum. Disini, bisa terbilang orang lebih suka menggunakan kendaraan umum seperti MRT, kereta, bis, atau pun sepeda.

1. MRT dan kereta
Apa bedanya kedua kendaraan ini? Hampir mirip, tapi kereta sifatnya otomatis, tidak memiliki masinis. Sedang MRT kadang memiliki 2 masinis, di bagian kepala dan ekor. Baik MRT dan kereta disini sangat, sangat, bersih.

4192081977_e67917c741_z Continue reading “Taipei City Caleidoscope #2 – Taipei Fasilities”

Posted in Memoar Perjalanan, Taipei Caleidoscope

Taipei City Caleidoscope #1

Alhamdulillaah. Give Big Thanks to Allaah, My Lord. Akhirnya tepat pada tanggal 7 Februari 2012 pukul 22.50 saya mendarat di bumi Allaah yang lain, Taiwan. Tepat mendarat dengan kondisi belasan derajat. Saya lupa pastinya, sekitar 15 derajat. Meski tidak bersalju, minimal suhunya berkali lipat dari suhu kota malang dan batu.

taiwan novotel-taipei-taoyuan-international-airport-will-celebrate-its-opening-in-november01

Yang saya suka adalah kebersihan dan ketertiban bandara yang cukup mengundang decak kagum.

taiwan-taipei-airport

Biidznillaah. Semua berkat doa ibu, tante, bude, pakde, kakak, ipar, ponakan unyu endut, pakde, teman2 d kos, teman2 d lingkaran, bapak2 dan ibu2 dosen, dan yang 1 per satu tidak bisa saya sebutkan dengan kata2. Semoga keberkahan doa itu senantiasa mengiringi hingga akhir perjalanan kembali ke tanah air. Jadi mengingat detik-detik keberangkatan dari bandara di Surabaya 😦

299761_243889872414978_26105274_n

[foto bersama teman-teman fastrack ITS]

Nah, setelah sampai di Taiwan Taoyuan International Airport, kami meluncur dengan menggunakan bis. Untuk kali ini memang kami datang dalam kondisi tidak dijemput, karena hanya datang berdua saja dan tengah malam. Jika naik taxi, biayanya itu 1200 NT. Dihitung saja dengan 1 NT sekitar 340an NT, sudah berapa yang keluar. Akhirnya saya naik bis dan oper taxi di TMS. Jauh lebih murah 5-6x lipat dengan cara seperti ini. Meski harus tahan dingin.

images
Continue reading “Taipei City Caleidoscope #1”