Posted in Inspiring Person

My Mom, Road to Islam


Getaran itu masih ada. Ketika mendengarkan salah satu kawan di taiwan mengucapkan kalimat syahadat. Merasakan ketika itu semua penduduk langit dan bumi bertasbih mendoakannya. Ketika Allaah membuka celah pintu surgaNya, menyediakan tempat tersendiri baginya.

Rasa-rasanya getaran itu masih ada. Bukan kali pertama mendengarkan seseorang mengucap syahadat. Tapi yang menjadi pembeda mungkin karena dia berada di belahan bumi yang satu ini. Minoritas. Dan jauh dari budaya muslim.

Dan tamparan itu amat terasa. Ketika melihat semangatnya mempelajari seluk beluk agama ini begitu menggebu-gebu. Ketika ayat demi ayat bacaan sholat berusaha di hafalkannya. Ketika dia begitu bersemangat membantu event kawan muslim disini. Ah, bongkahan semangat yang menusuk dalam.

Entah kenapa saya selalu merasakan iri di hati. Hampir kebanyakan dari teman-teman yang masuk Islam bukan karena keturunan melainkan karena “pencarian diri”, semangatnya selalu on FIRE terus. Totalitas bisa di bilang.

Tergelitik hati, mencari charge diri, saya kemudian mewawancarai sekali lagi orang paling saya sayangi di dunia ini. Alasan mengapa beliau memalingkan hatinya menuju Islam.

Ibunda tercinta..

***
Bagaimana latar belakang keluarga dulu?
Ayah ibu adalah keluarga kristian. Ibunya ibu (nenek *red) adalah orang islam dulunya. Tapi karena kesulitan ekonomi, dan banyak
keluarga dari pihak suami yang mengajak untuk pindah agama, akhirnya beliau pindah agama. Sejak pindah ke kristen inilah beliau mendapat bantuan dana dan diberikan pekerjaan.

Apa yang membuat tertarik dengan Islam?
Semua mengalir begitu saja. Bagi saya Islam itu menarik. Sejak kecil meskipun terbiasa pergi ke gereja, saya tetap saja senang ikut kelas agama islam teman2. Sekolah saya sekolah umum. Biasanya anak-anak non muslim kalau pelajaran agama islam keluar dari kelas. Sedangkan saya lebih suka ikut mendengarkan guru bercerita tentang Islam dan kisah-kisah para sahabat. Dulu saya juga pandai lho menulis bahasa arab. Bahkan saya juga yang membantu menuliskan tulisan arab teman di kelas dulu. Itu terjadi sejak saya duduk di bangku sekolah dasar. Hingga baru di bangku SMA saya pindah memeluk agama ini.

Apakah keluarga setuju pindah ke Islam?
Ibunya ibu tidak mempermasalahkan tentang ini. Mungkin karena dulunya adalah seorang muslim juga. Dan dari 5 bersaudara, sudah ada 1 orang yang muslim (adiknya ibu *red), jadi alhamdulillaah tidak ada kendala.

Apakah ada paksaan untuk pindah agama?
Tidak ada sama sekali. Murni karena saya nyaman dengan islam dan yakin.

Siapa yang kemudian mengajarkan tentang Islam?
Yang mengajari saya dari 0 tentang sholat, puasa, zakat, membaca iqro dan sebagainya adalah keluarga suami saya (kakek *red). Beliau sabar sekali mengajari saya seperti anaknya sendiri. Disini saya merasa bahwa islam memang agama yang hangat dan bersahabat.

Apakah pernah terlintas keinginan untuk kembali ke agama sebelumnya?
Tidak pernah sama sekali alhamdulillaah. Dulu pernah juga ada bisikan halus yang mengucap “Jangan pindah agama” ketika dulu saya ditinggalkan dua orang terdekat saya dalam waktu bersamaan. Saya anggap itu pengingat sayaπŸ™‚

***

Ah, my beloved mommy. Paling cantik sedunia. Paling keren sedunia. Paling tegar sedunia. Peluk cium hangat dari bumi Taipei. I love you coz Allaah :*

Author:

.: Even though there is no one understand, you still have Allaah. You still have places for sujood :.

2 thoughts on “My Mom, Road to Islam

  1. Waahh..baru tau cerita ini. :’)
    Salam sungkem kagem ibuk nggih ukhti cantik :*
    Pantes dulu Nila sering cerita kalo punya sepupu non-muslim, baru ngeh.
    Maafkan kawanmu yang kurang perhatian ini nggihπŸ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s