Posted in Catatan Naylaa

‘Teristimewa’


Melihat kilas balik. Indikasi lunturnya kadar cinta kita di hati seseorang adalah ketika kabar bahagia kita disambut dengan nada datar olehnya. Ketika bahagia bermakna berbeda. Ketika senyum sambutan tak lagi sama. Ketika bahagia salah satunya, tak lagi menjadi bahagia bahagia bagi keduanya.

Jika mungkin orang menilai bahwa hanya harta dan tahta yang bisa dipergilirkan, nyatanya kebahagiaan pun dapat datang dan pergi. Barisan sosok yang datang, mungkin akan terganti.

Sesekali diam termenung, mencoba menyapa sosok-sosok yang pernah singgah di hati. Manakah yang memberikan senyum terikhlasnya untukmu? Menghadirkan jiwa raganya untuk mengingatkanmu padaNya? Ah, jumlahnya tak seberapa. Tapi sosoknya luar biasa tak tergantikan. Raganya mungkin pergi, tapi hatinya… Cintanya… Mengisi tempat spesial, “sahabat teristimewa di hati”.

 

holding hands(2)

 

Author:

.: Even though there is no one understand, you still have Allaah. You still have places for sujood :.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s