Posted in Catatan Naylaa

Berangkat dari Keterbatasan


Di tengah-tengah membuka lembar-lembar paper, saya mengarahkan kursor ke arah youtube untuk sekedar merefreshing otak sejenak. Dan kali ini, akun advertisement di youtube yang biasanya menampilkan iklan-iklan produk, menampilkan short story berbeda. Software Enables Hands-Free Art | Meet Astro Saulter. Sebuah kisah singkat tentang seorang disable dengan segala keterbatasannya dalam berbicara, menggerakan tangannya, bahkan mengenakan kursi roda.

astro

Coba buka sejenak. Tayangan pagi ini cukup membuat saya menghargai hidup saya akan karena saya masih memiliki kelebihan berupa fisik yang lengkap. Jika seorang disable saja bisa berpikir dan berkarya melebihi apa yang seorang ‘able‘ saja bisa, mengapa kita yang sempurna tidak?

Lagi-lagi kembali bahwa di belakang seseorang selalu ada sesosok ibu yang senantiasa menyemangati dengan kelembutan, kekuatan dan cintanya. Membuat seseorang yang lemah menjadi bangkit dari keterbatasan dan keterpurukan.

http://houseofthearts.org/visualarts/software-enables-hands-free-art-astro-saulter

Author:

.: Even though there is no one understand, you still have Allaah. You still have places for sujood :.

2 thoughts on “Berangkat dari Keterbatasan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s