Posted in Catatan Naylaa

Memaknai kata “berguguran di jalan dakwah”


Ada beberapa hal yang saya pikirkan pasca mendengarkan kajian on air malam ini via skype. Tema yang diusung menarik sekali, yaitu peran muslimah sebagai daiyah. Tidak perlulah saya menyampaikan apa isinya karena dari judulnya saya yakin kita sudah punya pemahaman akan hal yang dimaksud. Dimana tugas seorang wanita tidak hanya untuk keluarganya, tapi ada urgenitas untuk menjadi seorang daiyah. Daiyah inilah yang kemudian menyerukan islam kepada sekitarnya, menjadi contoh/teladan.

Hingga sampailah pembahasan tema ini pada suatu statemen pemateri, yaitu “berguguran di jalan dakwah”. Kemudian munculah rangkaian kata dan fenomena-fenomena yang ada di sekitar. Dan mungkin, tidak jarang malah kita sendiri yang mengalami. Kejadian yang ada di lapangan, banyak mungkin teman-teman kita yang berguguran, atau istilahnya mutung dalam menjadi teladan berakhlak dan menyerukan islam. Dan tak jarang kemudian muncul satu, dua, dan bertambahlah orang-orang yang kemudian mencibirnya.

cover-jatuan-ok-film

Sampai sini, STOP DULU!

usir-bau-mulut-150x150

Sebenarnya sebelum kita menghina dina orang yang berhenti / berguguran di jalan dakwah, membicarakan di belakang karena tidak menjadi barisan dalam membela nama Allaah, silakan direnungkan terlebih dahulu, tentang bagaimana kita berjalan selama ini. bersama-sama kah? atau sendiri? apakah hanya menuntut kewajiban saja, dan melupakan hak-hak yang mungkin itu menjadi kebutuhan penting bagi saudara kita? sudahkah kita mengetahui masalah dan kebutuhan saudara kita? Dan justru mungkin karena sikap kitalah banyak yang kemudian melepaskan diri dari gerak bersama meninggikan kalimatullaah.

Jadi, sebelum mengingatkan orang lain, ubah diri kita juga terlebih dahulu. Muhasabahi diri sendiri, berkaca pada diri sendiri.

4478512825_2a450abceb_o

Ya, dakwah itu adalah cinta, dan cinta butuh pengorbanan. Juga pengertian, serta kebersamaan.

dakwah-adalah-cinta

Jalan ini masih panjang kawan. Tidak bisa bergerak sendiri.

jalan-panjang-dakwah-300x215

Author:

.: Even though there is no one understand, you still have Allaah. You still have places for sujood :.

One thought on “Memaknai kata “berguguran di jalan dakwah”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s