Posted in Catatan Naylaa

Sekosong Gelas, Lebih Rendah dari Teko


Ada suatu moment ketika saya merasakan perasaan sedih yang mendalam terhadap saudari kita. Dan itu terjadi ketika salah seorang dari kelompok liqoan kami bercerita tentang evaluasi penerimaan materi selama ini. Dan betapa kagetnya saya ketika itu ybs mengatakan bahwa tidak mendapatkan apa-apa dari kelompok kami. Dan yang sebenarnya membuat saya sangat sedih adalah statement ybs yang menyebutkan alasannya karena mungkin perbedaan usia di antara kami, dia, dan murobbiyah, pengalaman hidup yang berbeda, sehingga dia tidak bersemangat mencari ilmu.

Peristiwa ini cukup membuat saya terdiam lama dan berpikir panjang. Adakah yang kurang diantara silaturahmi kami? Adakah kekurang ikhlasan di antara doa-doa rabithah selama ini? Sampai ketika saya kemudian teringat kisah suatu jama’ah yang memang mereka ikhlas dipimpin oleh seorang imam yang notabene ketika itu berusia masih 9 tahun namun seorang hafizh.

Saya hanya berpikir, hidup ini sebenarnya adalah belajar sepanjang usia. Allaah tidak pernah menyuruh kita memejamkan mata ataupun menjauhkan telinga kita, bahkan mengunci mati pintu hati kita, sebab dari segala penjuru alam siap memberikan banyak sekali pelajaran untuk kita setiap menitnya. Dan sering kali Allaah mengirimkan karunia ilmu dan hikmah dari orang-orang yang tidak pernah kita sangka sebelumnya, sekalipun dari orang yang teramat jauh muda dari kita, bahkan tidak menutup kemungkinan dari seorang pemuda berandalan sekalipun itu.

images

Sifat rendah hati, yaitu taat dalam mengerjakan kebenaran dan menerima kebenaran itu yang datangnya dari siapapun. (Fudlail bin Iyadl).

Belajar itu ibarat gelas dan teko. Kalau gelasnya penuh tentu kita tidak bisa lagi mengisinya dengan air bukan? Pun ketika gelas tersebut masih ada isinya tentu kita mengisinya tidak akan pernah maksimal. Dan kalau pun gelasnya kosong tetapi kita meletaknya di atas teko atau sejajar dengarnya tentu tetap tidak akan bisa kita tuangi juga. Jadi, bagi saya belajar itu adalah bagaimana kita berusaha menjadi gelas kosong dan letaknya lebih rendah sehingga kita siap diisi dan ilmu yang diperoleh pun akan maksimal. Bahkan sekalipun sudah ribuan kali ilmu yang sama diulang, kita seolah-olah baru pertama kali mendengarnya sehingga kita akan senantiasa semangat melakukan dan mengamalkannya.

images (5)

Dan momen yang sangat pas sekali ketika saya mencari tulisan Imam Asy-Syafi’i rahimahullah, “Tidaklah seorang akan berhasil dalam menuntut ilmu manakala ia menuntutnya dengan rasa bosan atau merasa cukup. Akan tetapi barangsiapa yang menuntutnya dengan pengorbanan, kehidupan yang sempit, dan berkhidmat untuk ilmu tersebut, maka merekalah yang akan berhasil.” #MJJ sekali😦 Semoga terjauh dari sifat-sifat seperti ini. Bila kita berpengetahuan maka berbagilah dengan kerendahan hati, jauhi rasa sombong. Karena kesombongan akan menutup rapat mata kita untuk mengambil pelajaran dari kehidupan. Kesombongan akan menutup rapat telinga kita untuk mendengar bisikan hikmah yang sedang Allah alirkan melalui hamba-hambanya. Dan kesombongan akan membuat hati mengeras sehingga tak dapat menerima tumbuhnya ilmu pengetahuan yang sedang siap di tanamkan. Kesombongan akan membuat kita selalu merasa benar dan merasa yang terbaik.

Keras-hati

Dan bagaimana bila kita tidak tahu? Jika tidak tahu maka belajarlah. lmu akan meninggikan derajat seseorang di sisi Allah dan manusia tetapi dengan syarat, orang itu bersifat tawaduk atau rendah hati. Namun sekiranya dia angkuh, sombong merasa sudah cukup dan matang. Tunggulah, ilmu itu yang akan hengkang darinya satu demi satu. Merasa tidak berilmu adalah pakaian pribadi orang-orang yang benar-benar berilmu.

Kerendahan-Hati

Aku akan mencari ilmu hanya karena Allah, dan aku tidak akan mencari jika untuk selain Allah. (Imam al-Ghazali).

Author:

.: Even though there is no one understand, you still have Allaah. You still have places for sujood :.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s