Posted in Catatan Naylaa

Pembelajaran dari Allaah


Rasanya baru hitungan bulan berada disini. Lima bulan yang sungguh luar biasa. Allaah memberikan kesempatan untuk belajar dan belajar terus. Dan selalu, caranya Allaah itu tidak terduga. Ketika saya ingin berlari dari hal yang tidak saya sukai, Allaah selalu menghadapkan saya pada masalah itu. Kenapa tidak orang lain, kenapa saya? Kenapa Allaah masukan saya ke laboratorium yang isinya masalah koding mengkoding dan saya tidak suka dengannya? Jawabannya sederhana ternyata dan itu baru saya sadari di akhir. Ya, karena Allaah tidak ingin saya lari dari apa yang saya takuti atau tidak sukai.

Sama halnya dengan kenapa Allaah memberikan amanah-amanah baru dan yang terakhir ini adalah amanah yang diluar ekspektasi saya? Dan yang mana sebenarnya jauh dari habit saya sebagai second layer support system. Belum selesai satu amanah, eh datang amanah lain. Apakah karena tidak ada orang lain lagi? Tidak. Jawabannya lagi-lagi sederhana. Allaah ingin mengajarkan kepada saya bahwa saya bisa. Saya mampu.

Kadang ingin rasanya mengeluh, dan kadang terlalu malu untuk mengeluh kepada Allaah. Hingga suatu waktu saya keluhkan itu kepada murobbiyah saya. Dan sepertinya qadarullaah bahwa jawaban yang diberikan murobbiyah saya itu adalah perpanjangan tangan atau perantaraan apa yang ingin Allaah katakan kepada saya. “dek, jika penolakan untuk berperan, berarti pemahaman dan ketsiqohan diri itu masih ada yang belum kuat”. JLEB JLEB JLEB.  (Saya bersyukur Allaah hadirkan seorang murobbiyah yang luar biasa bagi saya, yang senantiasa mengingatkan untuk menjaga niat, keistiqomahan, dan amalan yaumi).

Allaah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. #suratCintaAllaah

Dan ketika kita sudah selesai dengan satu amanah (urusan), maka kerjakanlah yang lain. #suratCintaAllaah

Saya tahu bahwa saya tidak pernah bisa memilih amanah. Saya tahu bahwa saya tidak pernah bisa mengurangkan beban amanah saya apalagi mengalihbebankan amanah saya. Hanya saja saya tahu, bahwa saya bisa meminta Allaah menguatkan punggung saya untuk menanggung amanah-amanah itu. Biidznillaah, bismillaah.

mohon doanya semoga saya bisa menjalankan amanah saya selama 1 tahun ke depan ini di tengah-tengah amanah yang lain. Dan semoga saya bisa menemukan dan mendidik kader yang bisa meneruskan amanah ini selepas saya lulus.

kabinet

Author:

.: Even though there is no one understand, you still have Allaah. You still have places for sujood :.

3 thoughts on “Pembelajaran dari Allaah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s