Posted in Catatan Naylaa, Majelis Jejak Nabi, Memoar Perjalanan

Cerita Ustad Salim A Fillah: Edisi Tanah Para Syuhada’ [1]


Detik-detik menjelang masuk ke pintu tanah sucinya para syuhada’, Ustad Salim bercerita, Beliau bercerita tentang taujih dari seorang ustad dari Al Aqsa ketika masih di Indonesia. Ustad tersebut bercerita, “antum semua harus siap2. Ketika antum di bawa ke tanah Palestin antum akan dijemput oleh truk terbuka, dengan sesekali berjalan oleng atau bahkan antuna semua akan turun untuk mendorong”, kira2 begitu bunyinya. Dan sesampainya dsana, Ust Salim dkk merasakan hal lain. Beliau di jemput dengan mobil Hyundai H1! Ditambah pula beliau diajak menginap di gedung tingkat 7 dan pada posisi lantai 2. Beliau bahkan dijamu dengan makanan khas palestin.

Setelah makan dan sholat, Rombongan yang kebingungan dengan jamuan ini pun berkata, “Kami datang kesini ini niat dengan murni jihad fii sabilillaah. Tapi mengapa malah kami dijamu dengan sedemikian ini?” Tanya Ust Salim. Yang menemani pun menjawab (saya lupa siapa yang menjawab beliau ketika itu), “Antum datang kesini saja sudah jihad. Sudah luar biasa. Membawa titipan dari Rakyat Indonesia.” Jawab beliau. “Antum tinggal di penginapan ini saja juga jihad. Karena tempat ini adalah tempat yang sering digempur roket Israel sewaktu-waktu. Tempatnya para syahid”, “Oleh karena itu, kami ingin antum semua merasakan nikmatnya makanan di Palestin dulu sebelum syahid”. Tambah beliau setengah bercanda”..😀

Author:

.: Even though there is no one understand, you still have Allaah. You still have places for sujood :.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s