Posted in Perkuliahan Fasttrack

Preparation to German (part 3)


3. Transportasi

Untuk transportasi, berdasarkan data dari Steve, Transportasi cukup mahal di Jerman. Lain halnya jika kita adalah seorang student. Student memiliki tiket semester yang di bayar setiap awal semester ke Universitas sebesar 150-230 euro. Dengan memiliki tiket semester kita bebas menggunakan transportasi dalam area yang menjadi cakupan tiket semester kita tersebut. Jika kita belum terdaftar sebagai student, maka kita disarankan untuk berlangganan tiket perbulan. Nah bisa dibilang solusi yang tepat salah satunya adalah dengan menggunakan sepeda sebagai transportasi yang sehat dan ramah lingkungan.

Kalau di Indonesia kebanyakan teman-teman menggunakan kendaraan bermotor, lain halnya jika di Negara Eropa. Hal-hal berbau ramah lingkungan sangat didengungkan. Dan sebagai aktivitas bikers, saya sangat mendukung sepeda. Go green go go. Hehe.. Oya, terkait tiket untuk transportasi, Steve memberikan contoh jumlag fee yang dibutuhkan yaitu dia hanya perlu membayar 210 euro per semester dengan bertempat tinggal di Univ Duisburg Essen. Tiket ini berlaku 1 semester untuk seluruh propinsi North Rhein Wesfalent. Praktis kan?

4. Telepon dan Internet

Satu statement yang enak di dengar untuk kalangan pelajar Indonesia, β€œTelepon yang di gunakan di Indonesia bisa di bawa ke Jerman!”. Tidak ada permasalahan sama sekali dalam menggunakan Sim Card Jerman. Mungkin simcardnya yang butuh untuk diganti (wah berarti provider yang ada di Indonesia memang belum goes to Internasional ya).

Nah, di Jerman ada beberapa operator telekomunikasi yang bisa kita gunakan. Diantaranya adalah O2,BASE, T Mobile, atau Vodafone. Masing-masing menawarkan keunggulan dan kekekurangan. Hanya dengan membayar 25 euro per bulan, kita telah mendapatkan layanan Internet flatrate dan telefon flatrate (biasanya hanya untuk sesama operator dan ke telepon rumah).

Sebaiknya layanan apa yang kita gunakan?

Kebanyakan pelajar Indonesia menggunakan operator O2. Jika menggunakan Blackberry, kita harus datang ke counter masing-masing operator untuk meminta mengaktifkan layanan Blackberry di Jerman. Sayangnya saya sih bukan blackberry mania.

Oya, masing-masing operator ini juga menawarkan paket Handphone melalui kontrak dua tahun. Untuk biaya, bisa di cicil per bulan sesuai ketentuan operator. Jika kurang memahami dengan peraturan tentang kontrak dan segala sesuatunya nanti kita bisa kok menanyakan lebih jauh kepada teman-teman yang lebih dulu disini. Fleksibel saja lah.

Untuk internet, internet di Jerman memang tidak secepat di Korea atau Jepang. Tetapi cukuplah untuk browsing dan Livestream beberapa jaringan televisi HD dan Flatrate (tidak di batasi pemakaian dan sesuka hati). Dan saya rasa buat pelajar Indonesia internet tipe Jerman cukup memberikan kepuasan tersendiri. Mengingat model internat di Indonesia yang cukup melatih kesabaran tersendiri.

Beberapa provider Internet yang akrab di Jerman diantaranya Alice, Vodafone, Unitymedia, dll.
Sebagai contoh : Alice dengan kecepatan 16 MBps cukup hanya dengan 14,90 euro per bulannya.

Author:

.: Even though there is no one understand, you still have Allaah. You still have places for sujood :.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s