Posted in Ramadhan Ceria

HAVE YOU ALREADY PREPARE FOR RAMADHAN?


Bulan Ramadhan adalah bulan mulia lagi barokah yang didamba-damba oleh kaum muslimin. Namun, sudahkah kita semua mempersiapkan diri, ‘berdandan’ menyambut tamu agung ini? Sungguh, menyambut tamu yang datangnya hanya sekali setahun itu tanpa persiapan adalah suatu kerugian.
Puasa merupakan salah satu rukun Islam, yang tampak di dalam keikhlasan, ihsan dan amanah. Hal ini dicapai ketika kita berpuasa menahan dari makan, minum dan hal-hal yang dapat membatalkannya. Sedangkan, kita tidak menahan diri dari perkara ini melainkan karena muroqobatullah (merasa diawasi Alloh) dan ru`yah (penglihatan) Allah atas kita.

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa, (yaitu) dalam beberapa hari yang tertentu. Maka barangsiapa diantara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), Maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin. barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, Maka Itulah yang lebih baik baginya. dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu Mengetahui. (beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, Maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), Maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.” (QS al-Baqoroh : 183-185)

PUASA TERMASUK RUKUN ISLAM

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam bersabda: ”Islam dibangun atas lima hal” :

1. Syahadat (persaksian) Laa ilaaha illalloh muhammadurrosulullah: tiada sesembahan yang hak kecuali Alloh] dan Muhammad Rasulullah [Muhammad yang Alloh mengutus beliau untuk menyampaikan agama-Nya dan wajib mentaati beliau di dalam semua yang beliau sampaikan dari Alloh.]

2. Menegakkan sholat [menunaikan pada waktunya dengan memenuhi rukun-rukun dan kewajiban-kewajibannya dengan tenang dan khusyu’.]

3. Menunaikan zakat [Apabila seorang muslim memiliki sekurang-kurangnya 85 gram emas atau uang yang senilai dengannya, maka ia harus membayarkan zakatnya sebesar 2,5 persen setelah satu tahun. Adapun selain uang maka ada ukurannya tersendiri.]

4. Pergi haji ke baitullah [bagi orang yang memiliki kemampuan, yaitu orang yang memiliki biaya perjalanan pulang pergi beserta nafaqoh-nya sedangkan ia tidak memiliki hutang.]

5. Berpuasa Ramadhan [yaitu menahan diri dari makan, minum, jima’, dan yang dapat membatalkan puasa dari fajar sampai terbenamnya matahari dengan niat untuk beribadah kepada Alloh Ta’ala.] (Muttafaq ‘alaihi)

Puasa Ramadhan hukumnya wajib atas muslim yang baligh, berakal, mampu, dan muqim (menetap). Wajib pula bagi wanita apabila telah suci dari haidh (menstruasi) dan nifas (darah pasca bersalin).

Ramadhan nan mulia ini sendiri pelaksanaannya ditetapkan dengan melihat hilal (bulan sabit muda) atau menyempurnakan Sya’ban sebanyak 30 hari [apabila terhalang melihat hilal] (Muttafaq ‘alaihi).

Dalam melaksanakan puasa ini tentunya harus diawali dengan niat. Wajib berniat untuk puasa Ramadhan dan bagi orang yang berpuasa cukuplah baginya meniatkan di dalam hatinya. Barangsiapa yang bersahur sebelum fajar maka ia telah berniat dan barangsiapa yang menahan dari makan, minum dan pembatal puasa di tengah hari dengan ikhlas kepada Alloh, maka ia telah berniat walaupun ia tidak bersahur. [Fiqhus Sunnah].

KEUTAMAAN RAMADHAN DAN PUASA

1. Allah berfirman: ”Bulan Ramadhan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur`an” [QS Al-Baqoroh : 185].

2. Allah berfirman: ”Sesungguhnya kami menurunkannya di malam lailatul qodar.” [QS Al-Qodar : 1].

3. Rasulullah Shallallahu ’alaihi wa Salam bersabda : ”Apabila Ramadhan telah masuk, pintu-pintu langit dibuka dan pintu-pintu jahannam ditutup serta syaithan-syaithan dibelenggu.” Di dalam riwayat lain : ”Pintu-pintu rahmat dibuka”. [Muttafaq ’alaihi]

4. Di dalam hadits riwayat Turmudzi : ”Berseru seorang penyeru, wahai orang yang menghendaki kebaikan lakukan dan laksanakanlah, wahai orang yang menghendaki keburukan kurangilah. Dan Allah memiliki orang-orang yang dibebaskan dari neraka dan hal ini terjadi setiap malam sampai berakhirnya Ramadhan.” [dihasankan oleh al-Albani].

5. Rasulullah Shallallahu ’alaihi wa Salam bersabda: ”Setiap amal bani Adam dilipatgandakan, kebaikan diganjar sepuluh kali lipat yang sepadan dengannya hingga sampai seratus kali lipat, bahkan hingga sampai kepada apa yang Alloh kehendaki. Alloh Azza wa Jalla berfirman : kecuali puasa, karena se-sungguhnya puasa itu untukku dan Aku sendirilah yang akan membalasnya. Ia meninggalkan syahwat dan makannya hanya karena Aku. Bagi orang yang berpuasa ada dua kegembiraan, yaitu kegembiraan tatkala ia berbuka dan kegembiraan tatkala ia bertemu dengan Rabb-nya. Sungguh bau mulut seorang yang berpuasa itu adalah lebih harum di sisi Alloh dibandingkan harumnya kesturi.” [muttafaq ’alaihi].

6. Rasulullah Shallallahu ’alaihi wa Salam bersabda: ”Sesungguhnya di dalam surga ada sebuah pintu yang disebut dengan ar-Royyan. Orang-orang yang berpuasa masuk darinya pada hari kiamat, dan tidak ada seorangpun selain mereka yang dapat memasukinya. Apabila pent.mereka (orang-orang yang berpuasa, ) telah memasukinya pintu tersebut ditutup, dan tidak ada lagi seorangpun yang dapat memasukinya.” [Muttafaq ’alaihi].

7. Rasulullah Shallallahu ’alaihi wa Salam bersabda: ”Barangsiapa berpuasa di bulan Ramadhan dengan keimanan dan ihtisab (mengharap balasan dari Alloh) maka diampuni dosa-dosanya yang terdahulu.” [Muttafaq ’alaihi].

8. Rasulullah Shallallahu ’alaihi wa Salam bersabda: ”…antara sholat lima waktu, antara Jum’at yang satu ke Jum’at yang lain dan antara Ramadhan yang satu ke Ramadhan yang lain, terdapat kafarat (penghapus dosa) diantaranya, selama dosa-dosa besar dijauhi.” [HR Muslim].

9. Dari Abi Umamah beliau berkata: Aku mendatangi Rasulullah Shallallahu ’alaihi wa Salam dan aku berkata : ”Tunjukkan padaku amalan yang dapat memasukkanku ke surga.” Beliau menjawab : ”berpuasalah karena tidak ada yang sepadan dengannya.” Kemudian aku mendatangi beliau kedua kalinya, beliau tetap berkata : ”Berpuasalah”. [Shahih, HR Ahmad].

10.Rasulullah Shallallahu ’alaihi wa Salam bersabda : ”Tidaklah seorang hamba berpuasa sehari di jalan Alloh, melainkan Alloh jauhkan pada hari itu wajahnya dari neraka sejauh tujuh puluh kharif (jarak perjalanan).” [HR Muslim].

11.Rasulullah Shallallahu ’alaihi wa Salam bersabda : ”Puasa dan Al-Qur`an memberikan syafa’at bagi seorang hamba pada hari kiamat. Puasa berkata : Wahai Rabb, sesungguhnya aku telah menahannya dari makan dan syahwat di siang hari, maka berilah dia syafa’at karenaku.” [Shahih, HR Ahmad dan selainnya].

PENJAGAAN-PENJAGAAN DI BULAN SUCI NAN INDAH

Allahu Akbar. Allah mewajibkan atas kita berpuasa sebagai ibadah bagi-Nya. Sehingga, tiadalah lengkap jika kita tidak menjadikan sempurna puasa dengan ibadah-ibadah yang lain. Diantaranya adalah :

(1) menjaga sholat kita. Diantara orang-orang yang berpuasa ada orang yang menelantarkan sholat padahal sholat merupakan tiangnya agama dan meninggalkannya termasuk kekufuran;

(2) tidak menjaga puasa yang dilakukannya. Nabi Shallallahu ’alaihi wa Salam pernah melihat di dalam mimpinya sebuah kaum : Yang digantung terbalik dengan kepada di bawah, mulut-mulut mereka robek dan dari mulut mereka darah bercucuran. Rasulullah Shallallahu ’alaihi wa Salam berkata: ”Siapakah mereka ini?” (Malaikat) menjawab : ”mereka adalah orang yang berbuka sebelum halal puasa mereka [sebelum waktu berbuka]”. (dishahihkah al-Hakim dan disepakati oleh adz-Dzahabi);

(3) Senantiasa memperbaiki akhlak, menghindari kekufuran dan mencela agama serta mu`amalah yang buruk terhadap manusia. Puasa itu mendidik jiwa dan tidak memperburuk akhlak. Nabi Shallallahu ’alaihi wa salam bersabda : ”Apabila salah seorang dari kalian sedang berpuasa, maka janganlah mengumpat (yarfuts) dan jangan pula membentak-bentak (yaskhob). Apabila ada seorang yang mencela atau menganiayanya, maka katakanlah : sesungguhnya aku seorang yang sedang berpuasa.” (muttafaq ’alayhi).

[4] Menjaga lisan dari ghibah (menggunjing) dan berdusta. ”Barangsiapa yang tidak meninggalkan ucapan dusta atau melakukan kedustaan, maka Alloh tidak butuh akan (puasanya yang) meninggalkan makan dan minum.” (HR Bukhari) . ”Betapa banyak orang yang berpuasa, namun dia tidaklah mendapatkan dari puasanya melainkan hanya dahaga.” [Shahih, HR ad-Darimi].

[5] Meng-upgrade pengetahuan dan kepahaman tentang menjalani puasa Ramadhan. Harapannya hal ini akan semakin meningkatkan kecintaan kita sebagai hamba dalam menjalankan setiap apa-apa yang diwajibkan Allah. 

Sesungguhnya, banyak amalan yang dapat kita lakukan. Apalagi dengan janji Allah yang akan melipatgandakan pahala amalan di Bulan Ramadhan ini. Dan Insya Allah, itu tidak akan memberatkan karena Islam itu mudah. Namun, yang terpenting dalam setiap pelaksanaan tentunya adalah kelurusan niat kita. Jadi, ayuk luruskan niat kita selalu, hanya untuk Allah Ta’ala. 
Disari dari: [1] Maktabah Abu Salma al-Atsari. [2] Shifat Shaum Nabi karya Syaikh Salim Al Hilali dan Syaikh Ali Hasan. [3] Matan Al Ghayah Wat Taqrib fil fiqhi Asy Syafi’i dengan ta’liq Majid Al Hamawi. [4] Panduan Ramadhan, Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal.

Author:

.: Even though there is no one understand, you still have Allaah. You still have places for sujood :.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s